que sera sera



Setiap ke Bandung, saya cukup rajin nongkrongin ctchannel. Ada satu iklan yang saya sukaaaaa sekali (sebenernya ada tiga iklan serupa, tapi paling suka yg ini)

Pertamanya ga tau ini maksud iklannya apa, da emang cuma kaya tayangan aja, tanpa ada embel2 lainnya. Pas saya googling di youtube, ternyata ini potongan iklan dari iklan Thai Life Insurance.

Entah karena lagi hamil, ngeliat anak-anak jadi asa lebih sentimentil atau emang iklannya yang bagus, sangat menyentuh ke hati hihi :D ahh pokonya sukaaa

When I was just a little girl,
I asked my mother, "What will I be?
Will I be pretty?
Will I be rich?"
Here's what she said to me:
"Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future's not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be."


When I was just a child in school,
I asked my teacher, "What will I try?
Should I paint pictures?
Should I sing songs?"
This was her wise reply:
"Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future's not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be."


When I grew up and fell in love,
I asked my sweetheart, "What lies ahead?
Will we have rainbows
Day after day?"
Here's what my sweetheart said:
"Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future's not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be."


Now I have children of my own.
They ask their mother, "What will I be?
Will I be handsome?
Will I be rich?"
I tell them tenderly:
"Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future's not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.
Que sera, sera!"


*nak, mau jadi apa pun kamu nanti.. boleeeeeeh :D asal sing mangpaat kanggo umat nya* :)

asy syams

Tadi ketika menjelang magrib, kami sedang berkumpul di ruang tengah rumah. Mamah sedang membuka-buka buku penghubung guru dan orangtua milik si kasep, yang sekarang memang sudah bersekolah di playgroup At Taqwa Cimahi.

Tiba - tiba mamah berkomentar

"eh gun, geuningan ade teh uda belajar surat asy syams ampe ayat 5"

"oh iya " ujar saya.. "ayo de coba"

Bermurajaah lah berdua saya dengannya, melafalkan surat Asy Syams mulai dari ayat pertama.

dan ketika sampai di ayat ke 5 "was sama-i wa maa banaahaa" ketika itu huruf ma- pertama saya baca pendek, lalu tiba tiba ada yang menegur.

"iih teh anggun, dibacanya panjaaaang"

Tersentak kaget saya dibuatnya oleh teguran itu, langsung mencek membuka al-quran. Dan ya harusnya memang dibaca 6 harakat, mad wajib muttasil.

Aahh malu aku malu, kadang-kadang memang sangat tidak perhatian pada tajwid dari surat-surat yang sudah dihafalkan. Nuhun ya de, uda ngingetin. Te anggun terharuuu :')

Tak lama sesudah itu, adzan magrib berkumandang.

"Sholat yu de!
"

Pertamanya dia sedikit enggan, tapi kemudian akhirnya mengikuti menuju mushola yang bersebelahan dengan ruang tengah. Setelah meminta bantuan memakaikan sarung dan mengambil posisi di hadapan saya (keukeuh kalo laki2 harus jadi imam), kami pun sholat.

Lupa saya ga matiin tv di ruang tengah. Ketika itu sang tv sedang mempertontonkan bernard bear, salah satu acara favorit si kasep. Kayanya dia menyadari ini sambil tetap mengikuti gerakan sholat saya (jadi ieu teh saha nu imam?? hehe). Tapi yang bikin terharu (lagi), meski lirak lirik liat tv, ga sedikit pun dia beranjak dari tempat sholatnya (padahal kari ngacleng da ka tempat tv mah). Dia tetap mengikuti saya sholat sampe rakaat terakhir. Begitu selesai salam pun, saya pikir dia akan langsung ngibrit nongton, tapi ternyata ngga. Dia masih menyempatkan mengangkat tangannya, berdoa. :') (meski setelah itu, sarung dicopot cepat2, dikasih ke saya bari nyengir minta dilipetin hehe)

aahhh terharuuu yaa kalo liat anak soleh teh. Semoga selalu soleh yaa kasep. Jadi kebanggaan keluarga, kesayangan Allah SWT :)

*nak, nanti soleh juga kaya om ichan yaa*